Cara Freelancer Meningkatkan Pendapatan dengan Ngonten di Sosial Media

Berkembangnya teknologi dan informasi, maka pekerjaan freelancer semakin dikenal oleh masyarakat umum. Meskpin masih lebih banyak yang belum tahu, namun secara tidak langsung masa pandemi kemarin sudah memperkenalkan kita bahwa kerja sekarang bisa darimana saja, dirumah, di restoran, cafe maupun dikantor. 

Banyak orang orang apalagi dikalangan pemuda pemudi saat ini, yang bercita cita menjadi freelancer. Sehingga semakin banyak yang kerja freelance, semakin luas pasarnya dan tentu saja banyak saingannya. Tidak hanya skill dasar saja yang dibutuhkan, namun para freelancer harus jago 'menjajakan' jasanya agar bisa bersaing dengan kompetitor.

Cara Freelancer Meningkatkan Pendapatan dengan Ngonten di Sosial Media

Freelancer: Tingkatkan Pendapatan dengan Ngonten di Sosial Media

10 tahun yang lalu, amat sangat berbeda daripada sekarang ini. Dulu, sewaktu penulis masih muda dan ranum bagaikan bunga yang mekar dipagi hari *biar puitis, sosial media seperti facebook digunakan untuk wadah berteman dan sharing saja.

Tidak ada sangkut pautnya dengan bisnis maupun pekerjaan, namun semakin kesini sosial media adalah hal yang amat sangat penting untuk membangun persona, branding, bisnis dan portofolio kita. 

Bahkan sahabatku yang bekerja menjadi HRD dari sebuah perusahaaan ternama, untuk menyeleksi karyawan, ada screening sosial media terlebih dahulu. Tidak hanya memperhatikan calon karyawan di LinkedIn namun Facebook, Instagram, Tiktok semuanya di cek.

Karyawan yang sudah bekerja pun, jika melakukan sesuatu yang melanggar norma atau peraturan perusahaan di dunia maya. Pasti akan mendapatkan hukuman juga, karena ada bukti nyata bisa berupa tweet, status atau konten video. 

Bukan, bukan untuk menakut nakuti yah guys!. Cuma ingin memberitahu bahwa sosial media itu menjadi cerminan diri kita, sehingga menjadi pertimbangan perusahaan, atau calon klien juga dimasa depan.

Mari kita manfaatkan sosial media dengan baik, membangun reputasi dan portofolio agar menjadi keuntungan buat kita para freelancer.

Baca artikel >>> Cuan lebih banyak jadi faceless content creator

Cara Freelancer Meningkatkan Pendapatan dengan Ngonten di Sosial Media
 

Bagaimana bisa freelancer ngonten di sosial media memiliki kesempatan sukses lebih besar?

Tahun 2021 penulis memulai untuk ngonten di sosial media 'seadanya' awalnya hanya upload konten keseharian sebagai freelancer saja. Ternyata semakin kesini malah mendapatkan peluang yang lebih besar daripada tidak ngonten sama sekali.

Cara Freelancer Meningkatkan Pendapatan dengan Ngonten di Sosial Media
Benefit freelancer yang rajin ngonten yaitu:
  • Menaikkan awareness bisnis, orang lain yang sebelumnya tidak tahu siapa kamu, akhirnya mengenalmu dari sosial media. Bisa jadi itu teman lamamu yang sedang butuh jasa akhirnya menghubungimu karena dapat informasi dari konten yang kamu bikin. 
  • Networking lebih luas, ketika semua informasi jasa freelance ter-publish di sosial media maka kamu dapat peluang untuk lebih dikenal oleh perusahaan, calon klien, dsb.
  • Memberikan pengetahuan kepada calon klien, bagaimana cara kamu bekerja, bagaimana hasilnya dan cara ordernya, jadi mereka akan lebih memahamimu.
  • Mendapatkan ajakan endorse atau berkolaborasi dengan brand. Jika kamu adalah freelancer yang berfokus menyediakan jasa desain, bisa jadi diajak kolaborasi dengan brand gadget, laptop, atau software desain. 
  • Dapat bonus dari afiliasi produk, ini akan menjadi passive income kamu jika ada kontenmu yang viral.
  • Masih banyak lagi benefitnya.
Cara Freelancer Meningkatkan Pendapatan dengan Ngonten di Sosial Media


Lakukan lah hal ini jika ingin meningkatkan pendapatan dengan ngonten di sosial media: 

  1. Tidak usah overthinking!. Coba upload konsisten, konten seadanya dulu gapapa agar terbiasa disiplin terlebih dahulu. Upload konten 2-3 kali sehari di jam jam santai, ini untuk latihan konsisten.
  2. Buatlah konten yang profesional, yang dimaksud disini adalah kurang konten yang bersifat pribadi seperti keluhan, kondisi psikis, flexing dan sebagainya.
  3. Fokus bikin konten portofolio kamu, cara kamu bekerja, pengalaman yang pernah dilalui, keseharian kamu sebagai freelancer, alat apa saja yang kamu gunakan untuk bekerja dan sebagainya.
  4. Sharing ilmu yang kamu pahami, berikan sumbernya jika perlu. Dengan begini kamu akan meyakinkan calon klien bahwa kamu adalah freelancer yang punya bekal ilmu yang cukup. 
  5. Berikan manfaat terlebih dahulu, entah mempromosikan diskon jasa freelance, meng-edukasi followers yang bertanya, dan lain lain. 

KESIMPULAN

Entah kamu adalah freelancer yang introvert atau extrovert tetap harus ngonten kata gua mah!. Bisa dijadwalkan dari sekarang, karena akan memberimu manfaat yang lebih besar, peluang mendapatkan penghasilan lebih banyak. Jangan sampe ketinggalan dengan kompetitor freelance lainnya yah say, rugi banget dong!. 

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Find the support and guidance you need to conquer your weight loss obstacles. Explore our website for valuable insights and inspiration.

    BalasHapus