Menjadi Freelancer Bukan Jalan Pintas untuk Sukses, Yuk Ubah Mindset

Kamu mau menjadi freelancer yang sukses dan bisa jadi sultan dalam waktu singkat? duh...gimana yah jawabnya. Jika dilihat dari judulnya, menjadi freelancer bukan jalan pintas untuk sukses pasti sudah ketebak apa yang bakalan aku bahasa disini fu...fu...fu.

Sebelumnya nih aku mau kasih info, bahwa aku bukan seorang expert yang bener bener mahir dalam dunia kerja freelance. Tapi, dengan pengalamanku sejak tahun 2012 sebagai online business owner yang mendalami dunia freelance bareng suami, dan menjadi sumber pendapatan utama kami. Aku ingin berbagi tips dan insight juga kepada pembaca. Untuk info lebih lanjut silahkan simak artikel dibawah ini secara lengkap yah✌ Setop senyum senyum, this gold its about to go down!.

Menjadi Freelancer Bukan Jalan Pintas untuk Sukses, Yuk Ubah Mindset

Menanggapi banyaknya komentar netijen sosial media yang salah kaprah mengenai pekerjaan freelance

*Disclosure: Beberapa tautan dalam postingan ini adalah tautan afiliasi. Pada dasarnya, jika kamu mengklik dan membeli sesuatu dari artikel ini, aku juga akan mendapatkan sedikit keuntungan. Namun jangan khawatir, itu tidak akan membebani kamu biaya tambahan apa pun! Jadi, jika kamu merasa murah hati, silakan klik dan bantu saya menjalankan blog ini. Cheers!

Selain ngeblog begini, aku juga sering ngonten di sosial media (bisa follow di social plugin), banyak banget yang komentar dan DM mengenai pekerjaan freelance. Berikut adalah salah satu contoh DM dari followersku yang masih awam tentang dunia freelance:

Kak Aga, aku mau gabung freelancenya dong. Buat beli susu anak nih, udah mepet!

Ada pula yang bertanya seperti ini:

Kak Aga, aku mau dong kerja freelance biar bisa cepet sukses.

Paham bener aku, paham. Semua orang memiliki kebutuhan dan urgensi yang memang saat itu juga harus ada. Akupun juga begitu, ada masanya memang kepepet banget dan mencari akal, mengusahakannya jika ada peluang. 

Menjadi Freelancer Bukan Jalan Pintas untuk Sukses, Yuk Ubah Mindset

Sayangnya, menjadi freelancer bukan suatu hal yang bisa dikerjakan dan mendapatkan keuntungan yang instan, that's the sad truth!.

Mungkin banyak teman teman yang terpengaruh dengan kontenku, dan terlihat sekali aku kok kerja freelance bikin apa apa gitu bisa dapat cuan secepat itu. Dapet proyek puluhan dollar hingga ratusan dollar bisa ngucur terus kek keran?

Baca juga cara agar freelancer bisa lebih hemat mengatur keuangan, klik disini!

Well, aku melalui asam pahit manis getirnya kerja freelance selama 10 tahun guys. Awal awal berasa sakit banget, serius dah bener bener capek, selalu berharap agar ada terus orderannya, tapi kadang zonk.

Sama seperti pedagang beras, pemasukan naik turun. Nyoba beriklan juga boncos terus, kena tipu, klien kabur dan sebagainya hahaha... emang boleh serugi ini?.

Mungkin sekarang ini aku bisa 'dengan mudah' mendapatkan klien dari jasa freelance yang aku tawarkan, ya karena affah? KARENA PENGALAMAN. 

Pasti beda pengalaman antara orang yang baru terjun mau jadi freelancer dan orang yang sudah pengalaman menjadi freelancer. Bukan dinilai dari income-nya, tapi dari bagaimana caranya menghadapi situasi.

Menjadi Freelancer Bukan Jalan Pintas untuk Sukses, Yuk Ubah Mindset

Ada orang yang baru terjun kerja jadi freelancer di Fiverr, ternyata dalam seminggu belum ada orderan menyerah dan banting setir kearah lain.

Adapula yang selagi menunggu orderan dari fiverr masuk, dia upgrade skill dan promosi di media sosial. 

Fakta yang faktap💥: tidak semua orang memiliki tekad yang KUAT, ada yang baru mencoba sekali lalu gagal, dia kapok. Ada yang baru coba berkali kali tapi gak pernah belajar dari kegagalan, ada yang selalu mencoba dan akhirnya berhasil karena tekad dan rejekinya.

Dari tadi aku tulis artikel ini isinya motivasi semua, gini aja deh. Seperti biasa aku bikinkan list untuk bisa mengubah mindset teman teman sekalian:

  1. Menjadi freelancer bukan keputusan yang tepat jika kamu ada kebutuhan yang MEPET. Misalkan pengen kerja freelance dengan motivasi bisa buat beli susu anak secara cepat. Mohon maaf, tidak bisa👀

  2. Menjadi freelancer itu butuh SKILL yang harus ditawarkan, kamu punya skill apa? desain kah? menulis? video editing? IT? dll. Butuh juga yang namanya portfolio, karena ini penting banget untuk mendapatkan klien. 

  3. Ada dua pilihan untuk menjadi freelancer, yaitu menjual jasa yang bisa dibayar saat itu juga atau menjual digital produk seperti affiliate, template, aset digital, dll. Dan itu BUTUH WAKTU, gak bisa MAKJEGAGIG sekali posting uang masuk.

  4. Sebetulnya ada sih kerja freelance yang katanya TANPA SKILL yaitu ambil microtask dari internet yaitu isi survey, follow sosial media orang, komentar, dll. Sayangnya ini tidak bisa dijadikan income utama karena hasilnya AMAT SANGAT KECIL.
ecourse coursera
Belajar dan dapatkan sertifikat skill di coursera

Jika mulai dari nol banget nih, berapa lama kita bisa dapet penghasilan dari kerja freelance?

Aku bantu simulasikan (berdasarkan hipotesisku sendiri ya guys) jadi ini bukan hal yang pasti. Coba pahami timeline disini, dan bisa disimpulkan sendiri ya:

  1. Tanyakan pada diri sendiri kira kira minatnya apa? jika sudah, bisa belajar dari youtube secara gratis, ambil ecourse gratis, atau bisa ambil beberapa ecourse aku disini yang bisa bermanfaat untuk kamu. Mungkin bisa dipelajari sambil mengumpulkan portofolio hingga 3-6 bulan.

  2. Cari pengalaman untuk mengumpulkan portofolio, bisa dari teman terdekat, keluarga. Tawarkan jasa kamu, minta testimoni mereka apa yang perlu diperbaiki, dll. Estimasi sebulan bisalah langsung meluncur ke platform freelance. 

  3. Daftar ke platform freelance yang terpercaya seperti fiverr, fastwork, comeup, dll. Lampirkan portofolio kalian yang terbaik. Estimasi dapat orderan pertama maksimal 2 bulan, jika lebih dari itu kamu bisa edit lagi jasa freelance yang kamu tawarkan, evaluasi.

  4. Selagi menunggu jangan lupa NGONTEN di sosial media dan tawarkan jasa freelance kamu, atau bisa skip nomor 3 jika kamu ingin freelance dengan menjadi content creator, UGC affiliator. Pengalaman pribadi selama rajin ngonten, dibulan 3 aku baru bisa cuan.

  5. Selalu upgrade skill, karena menjadi freelancer itu apa apa kudu mandiri. Harus melek informasi terupdate agar tidak salah arah dan tahu apa yang kudu dilakukan esok hari. 

  6. Jika kamu berfokus untuk berjualan digital asset seperti print on demand, template, ilustrasi vector, di microstock ataupun marketplace lainnya. Butuh investasi waktu dari 6 bulan hingga 1 tahun baru bisa menghasilkan secara maksimal. Baca wawancaraku dengan Medzcreative yang dapatkan penghasilan stabil menjadi microstocker.
Sekali lagi, menjadi freelancer itu sama seperti pedagang atau pengusaha. Naik atau turunnya pendapatan berdasarkan kondisi ekonomi dunia dan musim. Jadi selain kudu punya skill utama freelance, juga kudu pinter atur keuangan sendiri.

>>> Sudah mantep jadi freelancer? yuk baca persiapannya disini 

Kesimpulan dari artikel yang membahas menjadi freelancer bukan jalan pintas untuk sukses adalah bertujuan untuk mengubah mindset kamu.

Jika kamu tipe yang tidak suka dengan KETIDAKPASTIAN, menjadi freelancer bukan pilihan terbaik hehehe...

Kenapa sih hal ini penting? ada banyak manfaatnya yaitu terhindar dari proyek para scammer yang berusaha mengiming imingi kamu dengan kerja freelance mudah yang bisa dapatkan cuan secara instan.  

Kebetulan adanya website ladyaga ini, bisa membantu kamu untuk belajar menjadi freelancer yang sukses dan cuan, meskipun butuh proses belajar. Tapi setidaknya ada ilmu lain dari praktisinya langsung agar lebih faktual.


Posting Komentar

1 Komentar

  1. Wisdom in words! "Becoming a freelancer is not a shortcut to success" challenges mindsets. A refreshing perspective on the freelancing journey. A must-read for those embarking on this career path!
    New Jersey District Court Protective Order
    Domestic Violence Cases In New Jersey

    BalasHapus