Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Masalah yang dihadapi Freelancer Desain Komunikasi Visual

46 komentar
Freelancer DKV

Masalah yang dihadapi Freelancer Desain Komunikasi Visual | Menurutku bekerja menjadi freelancer adalah pilihan hidup. Ketika kamu nyaman memilih jalanmu sendiri untuk bekerja sendiri atau berwirausaha gak cuma senangnya saja yang didapat, tapi dukanya juga. Aku menekuni pekerjaan ini sejak kuliah semester 5 dulu *pokoknya sekarang sudah tua lol. Karena awalnya pada jaman itu uang saku ku mepet hihi. Dan di waktu yang sama ada editor yang suka dengan karyaku, jadi deh icip icip kerja freelance illustrator. Akhirnya keterusan sampai sekarang.

Dalam artikel ini aku membahas beberapa masalah yang dihadapi freelancer terutama bagi freelancer di bidang DKV seperti ilustrator, desainer grafis, desainer konten, UI UX desainer, dll. Pernah beberapa tahun lalu aku baca bukunya pak Surianto Rustan yang berjudul BISNIS DESAIN terbitan 2015, isinya sangat bagus dan ada suatu bahasan tentang suka duka freelancer DKV. Buku ini sangat aku rekomendasikan kepada teman teman DKV yang ingin memulai bisnis di bidang desain atau jadi freelancer. Bisa beli bukunya disini ๐Ÿ‘‰ (Shopee)

Nah... untuk lebih singkatnya akan aku jabarkan apa saja masalah yang akan kamu hadapi ketika menjadi freelancer DKV, beserta solusinya :

Aga Rahmadani

 Tidak bisa mengatur keuangan dengan baik

Bekerja sendiri memang lebih nyaman ya, apalagi sesuai dengan passion. Menjadi bos bagi diri sendiri, hingga pendapatan mungkin lebih banyak daripada orang yang bekerja di kantor atau studio. Bekerja lebih fleksibel bisa dimana saja, dirumah tanpa harus pakai pakaian kantor, koloran dan tank-top an, dll. Tetapi, karena hal fleksibel tersebut kadang kita juga lalai untuk mengatur keuangan. Karena apa apa dikerjakan sendiri, jadi ada beberapa detail yang luput dari pengawasan. Yaitu keuangan!.


Kalau di kantor atau studio biasanya kita sudah ada jaminan kesehatan/ BPJS, asuransi, kas dll. Sedangkan kadang sebagai freelancer kita tidak memperhatikan hal itu. Begitu dapat gaji, misal Rp.5.000.0000 gitu yah menurutmu itu udah gajimu sepenuhnya, di abis abisin buat jajan, makan, sewa kos atau rumah. Padahal ada beberapa kebutuhan lain yang harus disisihkan. Bayangin aja, tetiba kamu sakit, karena sakit kamu jadi gak bisa lanjut kerja, terus kehilangan klien deh. Aku dulu pernah ngalamin hal itu, akhirnya gelagepan ngorek ngorek tabungan buat biaya pengobatan dokter. Mana klien juga udah pergi semua dan memutuskan kontrak, jadi rugi besar. Berdasarkan masalah seperti itu,
solusinya adalah :

  • Menulis perkiraan pengeluaran mingguan dan bulanan selama 3 bulan lalu di rata rata kira kira kebutuhanmu tiap bulan berapa.
  • Catat semua pendapatan kamu selama 3 bulan, dirata rata. Jika ternyata kebutuhan kamu lebih tinggi dari pendapatan, bisa diatur dengan menaikkan harga pekerjaan kamu. Berarti memang ada yang salah dengan penentuan harga. 
  • Buat data di excel, pakai formula sederhana misal pertambahan atau pengurangan. Banyak sekali tutorialnya di youtube atau website. 
  • Hal yang penting namun selalu dilupakan adalah: anggaran dana darurat, dana perawatan (misal servis laptop, ipad, dll), anggaran asuransi, anggaran liburan, dan investasi
  • Investasi sangat perlu, banyak sekali aplikasi yang menyediakan investasi reksadana yang minim resiko. Daripada tabunganmu mengendap dan dikurangi biaya admin bank, lebih baik investasi reksadana dong?.
Masalah yang dihadapi Freelancer Desain Komunikasi Visual

Freelancer DKV

Resiko kesehatan atau penyakit

Masalah penyakit ini sangat umum ditemukan oleh para freelancer desain komunikasi visual, karena terlalu bebas jam kerja dan istirahatnya. Pastinya, semua freelancer ingin selalu banyak pendapatannya. Akhirnya, ada beberapa orang yang memilih bekerja dari pagi sampai sore dan ada pula yang cocok bekerja dari malam hingga pagi. Hal ini pernah aku alami sendiri, pada jaman itu... beberapa tahun lalu, entah kenapa kalau kerja pagi rasanya males, tidak mood karena rame di kos. Akhirnya aku kerja mulai malam hari sekitar jam 8 malam sampai jam 3 atau jam 4 pagi. Karena tidur subuh, aku biasa bangun siang sekitar jam 11 siang. Setelah sekitar 2 bulan aku mengalami siklus kerja dan tidur yang beratusan begitu, alhasil badan rasanya gak karuan. Di siang hari rasanya jadi lemas, bahkan untuk aktivitas seperti jalan jalan ke mall atau ke kampus aja capeknya minta ampun.  Perubahan di fisik juga berubah, seperti mata panda, kulit lebih kasar, dan rambut rontok (gak tau ada hubungannya apa enggak), pokoknya tiba tiba jadi Zombie. Tidak hanya itu, masalah berat badan juga sering di alami freelancer. Ada yang jadi kurus banget, karena jarang makan karena mager di kos atau saking semangatnya kerja jadi lupa makan. Ada pula yang kelebihan berat badan, seperti akuhh....Keasikan kerja didepan layar, sambil ngemil karena stress. Jadi jarang gerak juga, akhirnya berat badan naik dan beresiko obesitas. Kebiasaan kebiasaan buruk diatas membuat para freelancer beresiko terkena penyakit serius seperti jantung, paru paru bagi yang suka kerja malam, obesitas, maag, dsb. Solusinya agar kita tetap sehat adalah :

Dokter yang paling profesional pun akan menyarankan kamu untuk berolahraga rutin. Setidaknya 3-4 kali seminggu sudah bagus. Olahraganya yang kamu suka aja kayak jalan kaki dari rumah sampai ke rumah mantan atau pacar hihihi...Kalo aku suka yang lebih menghibur seperti zumba, dance, cover dance, aku targetin setidaknya tiap hari 20-30 menit.

Tidur teratur itu penting. Kita bukan makhluk nocturnal, badan kita sudah di setting sama Tuhan YME untuk aktif di pagi - sore hari dan tidur paling cukup 8 jam sehari. Diluar hal itu nanti badan dan organ kita error :(. Coba latihan tidur jam 10 malam dan bangun jam 5-6 pagi. Badan pasti seger. Selain itu, tidur cukup dan teratur dimalam hari akan mengurangi stress, gangguan kecemasan, dan beberapa penyakit jiwa yang lainnya. Buat apa kan, kita kerja siang malam tapi tidak bahagia?.

Kalau kata kakek dan nenek saya, hidup kudu seimbang. Kalau sudah lama duduk bekerja di layar, yah kudu aktif pula di balik layar. Bergeraklah, setidaknya bersih bersih rumah atau pergi ke mall sekedar lihat cewek cewek cantik atau jejaka jejaka bening hihihi....


masalah freelancer DKV

Suddenly Anti Social (Cave man syndrome)

Dari semester awal kuliah di jurusan Seni Rupa DKV UNNES aku suka bergaul dengan siapa saja, punya banyak teman dan banyak acara *sampai kebablasan kadang. Terus aku coba kerja freelancer, awalnya biasa saja. Tapi lama lama berkurang kapasitas mainnya, bersosialisasi dengan teman ataupun keluarga berkurang. Lebih memilih untuk bekerja dikamar, didepan laptop dan pen tablet. Waktu jaman skripsian juga sudah tidak ada kuliah, aku sibuk kerja demi mengumpulkan uang jajan. Pernah hampir 1 minggu penuh, aku kerja didepan laptop mungkin sekitar 8-10 jam sehari. Keluar kamar pas mau mandi, atau pas mau ke warung sebelah cari makanan, sisa waktu cuma tidur. Setelah beberapa bulan kebiasaan itu berulang, aku jadi merasa aneh. Kondisi fisik dan psikis jadi aneh, mata jadi sensitif dengan cahaya apalagi kena sinar matahari, langsung pusing. 
Dan yang paling parah, pas keluar rumah bertemu banyak orang di toko buku, jadi bingung. Pusing, ternyata aku gak hidup sendirian, banyak orang di bumi ini. Pas ketemu teman jadi kikuk, bingung mau ngomong apa. Dan jadi mager-an kalau mau kemana mana. Pas baca bukunya pak Surianto Rustan, ada bagian yang membahas hal ini. Ternyata masalah ini tidak hanya terjadi di aku saja, tapi freelancer diluar sana juga mengalaminya.
Solusinya adalah:

Membuat jadwal dan menyempatkan diri untuk bertemu bersosialisasi dengan teman dan keluarga. Jalan jalan, atau berwisata ke suatu tempat, barangkali bisa ketemu jodoh, atau jodohnya orang, atau inspirasi untuk bikin karya.  Kalau bahasa jakselnya adalah HEALING. Coba pas lagi keluar atau di Kafe gitu bicara atau menyapa orang asing barangkali bisa sekalian networking. Bersosialisasi itu perlu untuk masa depan, agar mudah bernegosiasi, networking atau rekomendasi pekerjaan, sharing juga membuat kita bahagia dan beban hidup jadi lebih ringan. Membuat kita mengerti banyak informasi yang bermanfaat. Dan yang terpenting, membuat kita merasa tidak SENDIRI :)

Banyak sekali kasus dimana orang orang mengalami depresi karena merasa kesepian. Meskipun ada yang tiap malam party ke tempat eksis, dan banyak teman tapi tetap sedih kesepian. Jangan sampai kamu menjadi salah satunya yah. Menjaga kesehatan mental itu juga perlu banget untuk masa depan. 

Pengalamanku yang sudah menjadi Freelancer selama 9 tahun:

  • Bisa lebih pintar mengatur keuangan, hal ini karena tuntutan pekerjaan. Yang pada awalnya aku bekerja sendiri, akhirnya punya tim studio. Mau gak mau kudu belajar manajemen keuangan agar tidak boncos. Jadi bisa memahami resiko keuangan kedepan, dan bagaimana cover kekurangan. Banyak juga tutorial manajemen keuangan disosial media, jadi kita disuguhkan dijaman dimana orang orang tidak pelit untuk berbagi tipsnya. 
  • Efek samping yang sekarang aku rasakan adalah obesitas, dan semakin tua semakin lambat metabolisme kita. Ini aku sedang mulai lagi untuk defisit kalori dan olahraga agar bisa cepat ideal berat badannya. Doain ya?.
  • Pergaulan lebih luas dan tidak se cupu dulu. Dengan mengikuti beberapa komunitas, aku jadi lebih terbuka dengan orang baru. Tidak hanya itu, kebanyakan proyek juga karena dari ikut komunitas. 
  • Semakin bisa mengatur keseimbangan antara kerja dan me-time bersama keluarga. Karena keuangan sudah teratur, jadinya ada anggaran untuk healing dengan suami, teman, atau keluarga. Hanya sekedar ke cafe, kebun binatang, atau staycation bisa menyembuhkan penat dan menjaga kewarasan. 
  • Difersivikasi keuangan dibeberapa platform investasi seperti, bibit, saham, kripto. Jadi lumayanlah tiap bulan dapat recehan.
Jadi, dengan artikel diatas yang berjudul Masalah yang dihadapi Freelancer Desain Komunikasi Visual berdasarkan pengalaman pribadi, suami dan teman teman freelancer ku bisa memberi sedikit gambaran dan informasi bagi kamu yang fokus menjadi freelancer. 
Ingat! semua pekerjaan ada resikonya, tinggal kita yang harus pintar untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan benefit.

Makasih sudah baca artikel dari saya, semoga bermanfaat :)

Related Posts

46 komentar

  1. Wah kalau aku dari jaman gadis hingga kini ibu-ibu gak bisa pola tidur kacau, mesti harus 8 jam atau minimal 6 atau 7 jam coz mending gak makan daripada gak tidur, aku suka jalan kaki keliling perumahan saat sabtu minggu atau jalan ke tempat wisata dan kulineran heuheu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener... Memang gak sehat kalau kurang tidur

      Hapus
  2. Pertanyaannya, kalau jam kerja sampai dini hari, sukak "balas dendam" tidur ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah, balas dendam tidur. Tapi pas bangun gak enak badan. Pusing, mata langsung sensitif cahaya

      Hapus
  3. Emang kudu imbang ya jalanin kerjaan sama kebutuhan hidup yg lain seperti istirahat, makan, dolan dll :)

    BalasHapus
  4. Apapun pekerjaan harus konsisten dan profesional ya mbak. Keren deh. Bisa gak sih kursus?

    BalasHapus
  5. Aku sering ngalamin terutama nomor 2. Bisanya konsen ngetik setelah anak-anak tidur, padahal mereka tidur sekitar jam 9-10 wita. Jadinya jarang banget bs tidur barengin anak-anak. Keseringan ga bisa tidur sebelum jam 1 malam. Efeknya jadi bangun kesiangan, pagi dan siang badan lemes gampang capek ๐Ÿ˜ข

    BalasHapus
  6. Jaman jadi penulis novel, aku malam jarang bobo makan pun jarang. Seakan pantat nggak mau pindah dari kursi mba, hahahaha
    Akhirnya kena magh akut, dan nggak boleh lagi sama dokter untuk begadang. Ibu juga nggak mau liat aku pas beliau bangun tengah malam, liat aku masih di depan laptop. Sekarang setelah nikah, aku malah bobonya lebih cepet. Kamu masih muda jaga keehatan ya Aga, memang sih kita bos diri sendiri kalo freelancer ya. Sama. Mau dapet duit gede kudu gerak, kalau nggak ya nggaka da pemasukan.

    BalasHapus
  7. Hohoho, balance is the key! Mau ngerjain apapun itu harus bisa bikin porsi yg tepat ya mba. Apalagi kesehatan, mahal harganyaa

    BalasHapus
  8. Kalau gak pinter-pinter atur waktu memang mudah sakit dan biasanya berkaitan dengan sistem imun. Pernah ngerasain seperti ini waktu zaman kuliah, di kamar aja nyelesaikan skripsi sampai lupa waktu, makan aja di suapin temen. Akhirnya ngedrop, badan tau-tau kaku gak bisa gerak, terus dilarikan ke RS. Dari sini belajar kalau apa-apa harus berkualitas. Makan berkualitas, tidur berkualitas, kerja berkualitas, jadi kesehatan berkualitas juga.

    BalasHapus
  9. Memang tantangan freelancer tu manage duit yg waktu dna nominalnya ga tetap dan jadwal tidur. Aku dlu juga suka melek malem klo udah nulis tapi sekarang punya bayi jadi harus makinnpinter ngatur waktu. Semangat ya Aga

    BalasHapus
  10. Memang freelancer berasa nggak ada jadwal, dan malah sering kerjanya lebih "gila" dibanding yang kantoran. Sehat selalu yaaa

    BalasHapus
  11. Aku sudah pernah mengalaminya, Mbak. Tidur jam 9 malam, bangun jam 2 dan baru tidur jam 9 malam lagi. Oke, kerjaan kelar semua, kemudian aku ambruk sebulan kena tifus. Hahaha. Menggelikan bagiku. Sekarang, kalau mau tidur mah tidur saja. Ntar kerjaan juga kelar sendiri. Woles kalo kata tetanggaku.

    BalasHapus
  12. Wha... ini aku banget jaman nulis stripping sinetron Mbak. Keluar serasa ke dunia lain. Mata panda banget dan akhirnya ngak karu2an. Memang kerja malam )padahal moodnya malam) atau karena mau nggak mau dikerjain malam. Belum kerjaan rumah tangga yang bejibun. Btw salut padamu Mbak aga, aku penggemar ilustrasimu lho. Bahkan, aku sempat dulu bercita-cita jadi pelukis hehehe...

    BalasHapus
  13. Mbak,, aku galfok ke ilustrasi nya. Bagus bagus.

    Btw, jadi freelencer itu emang kayaknya enak, tp jg harus tahu tanggung jawabnya. Aku jg msh belajar cara ngatur waktu nih utk ngerjain tugas2 freelancer. Aku msh belajar dg bikin perencanaan melalui bullet journal.
    Nice share mbak.

    BalasHapus
  14. Aku salfok ke gambarnya, hehehe, kece banged

    BalasHapus
  15. Ilustrasinya keren, kak.
    Kesannya jadi tampil beda gambar penyerta dengan blog lain.

    Aku juga pernah ngerasain gimana pola kerja jadi freealancer suatu bidang jasa. Kendala yang kutemui saat itu mengatur jam makan,tapi kusiati dengan bentar2 ngemil.

    BalasHapus
  16. Aku sering tidur jam 1, dan jadi dengar ceramah dari paksuami. Karena paginya trus pusing gara-gara kurang tidur.

    BalasHapus
  17. I am really enjoying reading your well written articles. It looks like you spend a lot of effort and time on your blog. I have bookmarked it and I am looking forward to reading new articles. Keep up the good work. loungu asia

    BalasHapus
  18. I think this website contains some very good info for everyone : D. visit this site

    BalasHapus
  19. There is noticeably a lot to realize about this. I suppose you made certain nice points in features also. visit this site

    BalasHapus
  20. Hello – I must say, Iรข€™m impressed with your site. I had no trouble navigating through all the tabs and information was very easy to access. I found what I wanted in no time at all. Pretty awesome. Would appreciate it if you add forums or something, it would be a perfect way for your clients to interact. Great job web designer san francisco

    BalasHapus
  21. Thanks for taking the time to discuss this, I really feel strongly about it and love learning extra on this topic. If attainable, as you achieve experience, would you thoughts updating your blog with additional data? It is extremely useful for me. website design san francisco

    BalasHapus
  22. Thank you, I’ve recently been hunting for info about this subject matter for ages and yours is the best I’ve located so far. top branding agencies los angeles

    BalasHapus
  23. You make so many great points here that I read your article a couple of times. Your views are in accordance with my own for the most part. This is great content for your readers. freelance content writer for hire

    BalasHapus
  24. Any business, whether small or big, faces many challenges and some of the biggest challenges are in the shape of disasters, especially the natural ones. It does not matter which part of the world your business operates in; natural disasters are possible in every part of the planet. Fiverr

    BalasHapus
  25. Figuring out how to independent in an expert manner is indispensable. Freelancer positions are intended for proficient applicants. https://www.sandeepmehta.co.in/affordable-seo-services-delhi/

    BalasHapus
  26. During the training, they are taken through counter-surveillance, first aid, venue security, incident management, route selection, and risk and threat assessment. Our company is owned by ex-special forces and we employ ex special forces and ex military bodyguards for hire. Russian bodyguards for hire There are many ways our services can help you.

    BalasHapus
  27. n spite of the fact that there is some social truth to this and you would be astute to take a gander at your social media streams and have a good time arranging your companions in these coteries.review

    BalasHapus
  28. Everything is very open with a really clear description of the challenges. It was definitely informative. Your website is useful. Thanks for sharing!
    ์นด์ง€๋…ธ์‚ฌ์ดํŠธ

    BalasHapus
  29. I every time emailed this webpage post page to all my contacts, since if like to read it next my friends will too. ๋ฐ”์นด๋ผ์‚ฌ์ดํŠธ์ธํฌ

    BalasHapus
  30. If some one wants expert view concerning blogging and site-building then i suggest him/her to pay a quick visit this web site, Keep up the fastidious job. ๋ฐ”๋‘‘์ด์‚ฌ์ดํŠธ

    BalasHapus
  31. Way cool! Some extremely valid points! I appreciate you writing this write-up and also the rest of the website is really good. ์นด์ง€๋…ธ์‚ฌ์ดํŠธ

    BalasHapus

  32. I got really good information from this content, thanks for sharing.
    ์Šคํฌ์ธ ํ† ํ† 

    BalasHapus
  33. In a very tightly centralized economy, each individual's occupation is chosen by the government. ํ† ํ† 

    BalasHapus
  34. wonderful approach and great initiation. I admire this post for having excess of knowledge and information. the highlight for me is the content which is truly phenomenal.
    ํ† ํ† 

    BalasHapus
  35. An impressive share! I have just forwarded this onto a coworker who had been conducting a little homework on this.
    ์•ˆ์ „์นด์ง€๋…ธ์‚ฌ์ดํŠธ

    BalasHapus
  36. Thank YOU for the meal!! But yeah, thanx for spending time to discuss this topic here on your website.

    ์•ˆ์ „ํ† ํ† ์‚ฌ์ดํŠธ

    BalasHapus
  37. Nice post. I learn something totally new and challenging on websites I stumbleupon every day. It’s always useful to read through articles from other authors and practice something from other sites
    ์•ˆ์ „๋†€์ดํ„ฐ

    BalasHapus
  38. Great delivery. Outstanding arguments. Keep up the great work. Keep posting such kind of information on your site. ์Šคํฌ์ธ ํ† ํ† 

    BalasHapus
  39. Hello there, You have performed an excellent job. I will definitely dig it and personally suggest to my friends. I’m confident they will be benefited from this web site. ํŒŒ์›Œ๋ณผ์‚ฌ์ดํŠธ

    BalasHapus
  40. Thank you for providing a quality article. I am glad that you shared this helpful information with us.
    ์นด์ง€๋…ธ์‚ฌ์ดํŠธ
    ์นด์ง€๋…ธ

    BalasHapus

Posting Komentar