Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Alasan Memilih Jurusan Desain Komunikasi Visual

36 komentar
Alasan Jurusan DKV

ALASAN MEMILIH JURUSAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

Banyak sekali adik adik lulusan SMA/SMK bingung memilih jurusan mata kuliah karena adanya beberapa pertimbangan dan beberapa faktor yaitu letak kampus, budget, dan kualitas kampus (ter-akreditasi atau tidak). Selain itu pengaruh lingkungan salah satunya adalah orang tua, karena orang tua yang biasanya berperan sebagai sumber dana kuliah anaknya. Ketika memilih jurusan, baik sang anak maupun orang tua memiliki pertanyaan seperti ini: 

"Apakah jika aku memilih jurusan ini, ketika lulus bisa langsung bekerja?"
"Aku ingin ikuti keinginan ortu masuk jurusan desain komunikasi visual, tapi aku takut ketika kuliah malah berasa salah jurusan, jadi aku harus gimana?"
"Apakah anakku jika memilih jurusan itu akan sukses? mana biaya alat dan kuliahnya mahal"

Hmm... hal ini pula yang menjadi dilemma-ku saat lulus dari SMA. Kebetulan dari SMP aku masuk kelas favorit dimana dalam kelas tersebut adalah kumpulan anak anak berprestasi di segala mata pelajaran. Walaupun aku sering corat coret dibelakang buku tulis, kurang fokus dengan apa perkaatan guru, aku sering sekali masuk 10 besar. Pernah beberapa kali dapat ranking 1. Hingga, ketika SMA aku masuk kelas IPA dan berambisi sekali untuk menduduki juara 1 di kelas.Tapi, pada akhirnya kelas 3 SMA aku mulai bingung.

Sebetulnya apa sih yang menjadi passion ku? 
apa sih yang ingin aku gapai di hidupku?

Sedangkan dari kecil aku tinggal dengan kakek nenek (sudah almarhum sekarang). Kakek dulunya dosen kimia dasar di Universitas Negeri Semarang. Beliau berambisi sekali agar nilai sains dan matematika ku bagus. Berharap setelah aku lulus SMA aku kuliah dijurusan yang berkaitan dengan IPA seperti fisika, kimia, jadi setelah lulus bisa langsung jadi dosen seperti kakek. Tapi aku memutuskan untuk memilih jalanku sendiri dengan masuk ke jurusan Seni Rupa DKV UNNES, syukurlah hanya dalam satu kali tes, aku bisa masuk dengan mulus disana. 

Sesungguhnya ketika aku masuk Seni Rupa DKV, orang tua dan keluargaku yang mayoritas bekerja di suatu perusahaan, keguruan, dan pemerintah lumayan kaget. Ada yang menanggapi pro, ada yang kontra. Apalagi bapakku yang menilai jika masuk di dunia kreatif seperti ini aku tidak akan pernah sukses, dan lingkungan seniman itu buruk, kotor, dan kriminal.

Tapi aku tetap memilih untuk masuk jurusan itu, karena aku merasa, aku akan sukses di jurusan tersebut. (optimis mode on)

Tapi kemudian, ketika memasuki semester 5 keatas, aku ngerasa gagal ditengah jalan. Merasa, kok sepertinya aku tidak cocok di jurusan ini. Nilai semesteran anjlok semua, rapot isinya vitamin C semua lol. Apalagi mata kuliah fotografi dan nirmana yang sering bikin migren. Di tambah melewati semester 8 keatas fyuhh, sudah ngos ngosan. Kuliah rasanya susah. Pengen mundur, DO tapi gimana lagi ini pilihanku. Seharusnya aku tanggung jawab.
(Yang mau ngepoin aku gimana prosesnya, nanti aku ceritain detail di artikel selanjutnya yah)

Hingga akhirnya aku lulus di semester 14..... wuzzzz!!! nyaris DO. 
But, its okay nilai IPK ku 3 koma lah. Not bad hehe...
Dan dapat nilai plus plus. Aku dapat gelar mahasiswa berprestasi internasional dari pak Rektor ditahun 2017 hehe. Alhamdulillah.
Gak cuma itu, setelah lulus aku lolos join program au pair ke China dan bisa kuliah bahasa gratis.
Gak cuma itu, sekarang aku punya usahaku sendiri, namanya Gagestudio hingga sekarang diteruskan oleh suami tercinta.

Jadi,

untuk adik adik yang baru lulus SMA/SMK, lakukanlah yang kamu suka selama itu positif dan kamu mampu bertanggung jawab dengan segala resikonya. Kejar terus, dengarkan pendapat dan saran orang lain secukupnya, lalu D.I.Y ( do it by yourself). Hidup itu bukan soal uang doang, tapi soal hati. Jika kamu hidup dengan senang, mengambil jurusan yang kamu suka, bekerjapun jadi lebih ringan, rejeki akan mengikutimu :) (mooooootiiiiivaaasiiiii.....)

Pendapat saya untuk orang tua, mungkin bisa memberikan kebebasan anak untuk memilih jurusan. Kalaupun tidak mampu, bisa mengikuti tes bidikmisi atau beasiswa lain. Karena menurut saya setiap orang memiliki hak nya masing masing untuk menentukan jalur hidupnya dan menggapai cita citanya. Saya yakin, jika ada kemauan, disitu ada (moooootiiiivaaasiiii.... lagi)

Lalu bagaimana jika anak memilih jurusan Desain Komunikasi Visual?.
Pasti banyak yang bingung dan ragu baik untuk anak dan orang tua, berikut aku jabarkan (pemikiran saya) mengapa memilih jurusan Desain Komunikasi Visual:


Jurusan Desain Komunikasi Visual

PASSION MAKE YOU FEEL ALIVE

Aku lihat banyak calon mahasiswa mengambil jurusan DKV karena hobi gambar, hobi melukis, fotografi, atau suka di dunia kreatif. Padahal sebetulnya DKV nggak cuma soal gambar melulu, namun juga pemecahan masalah (problem solving), kreatifitas mencari solusi untuk pelanggan, produk, atau jasa lain. Jadi bagi kamu yang gak bisa gambar, bisa aja masuk DKV. Jika kamu memang senang dengan jurusan ini, ya ambil saja. Kalau memang tidak mampu secara materi, bisa mengajukan beasiswa ke beberapa universitas yang ada jurusan DKV. Banyak sekali program beasiswa seperti bidikmisi, perusahaan, dan penelitian. Ajukan saja, pantang mundur.
Aku rasa sampai detik ini, bekerja sebagai ilustrator itu seperti bermain. Hati senang, klien/pelanggan pun senang. Disaat laris, rasanya senang banget. Disaat sedang prihatin, belum ada pemasukan, masih bisa senang. Menghibur diri dengan bikin ilustrasi lagi, syukur syukur bisa buat portofolio.
Alasan Memilih Jurusan Desain Komunikasi Visual


Aga Rahmadani
 

 THOUSAND JOB OUT THERE FOR YOU

"Kuliah jurusan Desain Komunikasi Visual kalau lulus mau jadi apa?"

Pertanyaan tersebut sering di lontarkan dari orang tua maupun calon mahasiswa, bahkan para mahasiswa DKV yang merasa tersesat, alias salah jurusan karena mungkin pas kuliah gak bisa nggambar atau merasa gagal di mata kuliah apapun. Hey! wake up guys! banyak kok jenis pekerjaan yangs sesuai jurusanmu. Berikut listnya:
  • Bagi yang suka melukis, menggambar karakter, manusia, atau kartun bisa bekerja sebagai Ilustrator, ilustrator pun masih bisa dibagi menjadi beberapa jenis yaitu ilustrator karakter, storyboarder, ilustrator buku anak, ilustrator editorial, ilustrator vector, ilustrator majalah, dll.
  • Bagi yang suka desain grafis, logo, bikin icon, atau yang sering pegang adobe illustrator, Corel Draw, bisa jadi desainer grafis, UI (User Interface) Designer, Vector Artist, Logo Designer, dll.
  • Bagi yang suka bikin animasi bisa kerja jadi animator, white boards presentation animator yang lagi hits di Youtube, animator untuk content creative di Instagram, dll.
  • Bagi yang suka di fotografi, bisa jadi fotografer freelance, di studio fotografi, Fotografer Produk, Fotografer Model, dll.
  • Bagi yang suka bikin video, bisa jadi videografer di suatu perusahaan, videografer untuk para Youtuber, atau bikin konten video sendiri dan bekerja secara profesional di Youtube.
  • Bagi yang tidak terlalu bisa menggambar, bisa jadi UX (User Experience) designer (nanti saya jelaskan di artikel selanjutnya), bisa jadi Content Creator, Photo Editing, Art director,dll.
  • Dan masih banyak lagi, suerrr...!!
Jangan pernah batasi dirimu, harus ini harus itu. Kalau ada peluang GASKEUNN!
Jurusan DKV

FLEXIBLE JOB

Yap! mengapa aku pilih jurusan DKV? karena aku memiliki peluang untuk bisa bekerja dengan fleksibel. Bahkan ketika masuk semester 5 aku bisa bekerja dan kuliah. Tidak perlu ke kantor, tidak perlu mandi, bekerja di kos an juga bisa karena pekerjaan semua dikerjakan secara online. Waktu itu bikin ilustrasi buku sains untuk penerbit jakarta selama 2 tahun.
Sebelum pandemi, bahkan sebelum WFH itu dikenal banyak orang. Aku sudah mulai WFH WFA, kadang di kosan kadang pindah pindah dari kafe satu dan kafe lainnya. Yang penting ada koneksi WIFI yang cepat. Asik kan?

Bagi kamu yang bercita cita ingin selalu bebas kerjanya bisa memilih kuliah jurusan Desain Komunikasi Visual. Apalagi kalau mau kerja jadi digital nomad, kerjaan sebagai freelancer sungguh menjanjikan. Introvert friendly tanpa bertemu dengan banyak orang, tanpa bersaing dengan teman kerja dll. Semua kamu kendalikan sendiri.

Kamu bisa kerjakan sendiri dirumah dengan sistem gaji per jam (per hour), per desain, sistem kontrak bulanan. Tapi memang harus di imbangin oleh kemampuan marketing, manajemen keuangan dan waktu, ditambah dengan kemampuan bahasa inggris, kamu pasti bisa bekerja dengan pihak asing dengan mudah. Ibarat mendapatkan peluang dengan menyusuri kolam baru.

Jangan lupa untuk siapkan wallet online  seperti Paypal, Payoneer, Skrill, Venmo dll untuk memudahkan transaksi antar negara. Siapkan portfolio yang bagus dan rapih sehingga calon pelanggan bisa melihat kinerjamu. Manfaatkan platform seperti website pribadi, behance, sosial media, LinkedIn dll agar mereka bisa menemukan orang yang berbakat seperti kamu. 


Semoga artikel ini bermanfaat, dan menjawab pertanyaan adik adik dan orang tua.
Untuk lebih detailnya bisa DM Instagram aku yah :)
Semangat yah.


Love,
Aga

Related Posts

36 komentar

  1. Baru tahu DKV mbak, terima kasih banyak infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... Sama sama ;) makasih sudah berkunjung

      Hapus
  2. dulu jaman lulus SMA pengen banget masuk DKV tapi ndak dapat restu, trus pengen ganti jurusan tapi ndak jadi..hehehe..akhirnya cuma sekedar corat coret aja sekenanya..kereen mba gambar2nya

    BalasHapus
  3. Wah baru tau ternyata orang ga pinter gambar juga bisa masuk dkv ya mba .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, asal kreatif aja bisa kok... :)
      Makasih sudah berkunjung

      Hapus
  4. Ternyata luas juga ya mbak DKV itu. Orang tua hrs mulai buka mata, kreativitas skrg dibutuhkan ya ngga melulu sains

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah setuju... Makasih komen positifnya mbak Lulu

      Hapus
  5. Seni tuh emang selalu dipandang sebelah mata sama yang ga paham. Semoga lebih banyak lagi yang baca ini biar tau...

    BalasHapus
  6. menarik ya kalo jadi pekerja seni... mantapp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamu juga bakal bekerja di bidang kreatif, semangat PKLnya Feb

      Hapus
  7. Anakku udah sejak SMA, pengen kuliah di dkb. Ya ortu bisanya support aja dengan materi dan doa. Senang melihat lulusan DKV seperti Aga, udah sukses dengan passion nya. Semangat selalu yaaa, makasih udah sharing, agar lebih banyak ortu yang mendukung apapun passion anaknya

    BalasHapus
  8. ponakanku ada yang masuk DKV, desainnya bagus sih, beda sama tantenya ini yang susaaaah ngegambar hahahah

    BalasHapus
  9. Waah mantap sekali, sangat menginspirasi..

    BalasHapus
  10. Waah mantap sekali, sangat menginspirasi..

    BalasHapus
  11. Wah kudu dibaca sepupuku nih baru lulus sma dan pengen masuk design kuliahnya :)

    BalasHapus
  12. Hai Aga... Salam kenal ya.. dulu aku juga punya impian malah kuliah ya jurusan broadcasting. Tp sma bapak ditolak karena ya gtu gtu lah "nanti kamu mau jadi apa?". Pdhl jika dilihat memang skrg ini dunia lebih membutuhkan orang2 kreatif dengan karya2 yang keren. Makanya aku sendiri setelah punya anak sebisa mungkin tidak mematok harus begini harus begitu .Biar sesuai passionnya aja.

    BalasHapus
  13. Aku ni terjerumus ke jurusan Manajemen yang banyak hitungannya, tersiksa, nyesel kenapa ngga milih sastra, HI atau komunikasi yang jadi passionku, tapi ternyata di situ aku ketemu jodoh wkwkwk

    BalasHapus
  14. Setuju banget, kalau kita menjalani segala sesuatu sesuai passion kita pasti akan lebih ringan menjalani dan mempertanggungjawabkannya semangat selalu ya..suka gambar-gambarnya mbak aga :)

    BalasHapus
  15. Daku pernah kuliah komunikasi udah 7 semester,tinggal KKN gak ku lanjutin...hihi...

    BalasHapus
  16. Eh bahkan ada tempat buat yg ga terlalu bisa menggambar seperti aku ya..

    BalasHapus
  17. Aih...angkat aku jadi muridmu kakakkk.
    Btw ...kenalin sama darling diatas dunkkk..๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

    BalasHapus
  18. Ciamik tulisannya mbak...lam kenal...anakku juga suka nih kayaknya jurusan ini

    BalasHapus
  19. Mantap sekali, memotivasi sekali terimakasih kak aga

    BalasHapus
  20. Terimakasih motivasinya kak. Btw kalo aku mau nanya2 seputar DKV bisa ngga kak?

    BalasHapus
  21. Saat ini jurusan DKV banyak diminati ya, Mbak. Dan banyak juga profesi untuk lulusan DKV. Terima kasih info dan sharingnya, Mbak.

    BalasHapus
  22. Hi, just wanted to tell you, I loved this post. ’ve been reading your web site for a long time now, Keep on posting!
    ํ† ํ† 
    ํŒŒ์›Œ๋ณผ์‚ฌ์ดํŠธ
    ๋จนํŠ€๊ฒ€์ฆ๊ฐ€์ด๋“œ

    BalasHapus
  23. I am really glad to glance at this weblog posts which carries tons of helpful information, thanks for providing these data.
    ์Šคํฌ์ธ ํ† ํ† 365
    ํŒŒ์›Œ๋ณผ๊ฒŒ์ž„
    ์•ˆ์ „๋†€์ดํ„ฐ

    BalasHapus

Posting Komentar