Tuesday, September 8, 2020

Tidak Ada Rotan, OnlyFans pun Jadi






Hampir 12 jam lebih kuhabiskan waktu menjelajahi sosial media. Ya, memang itu adalah pekerjaanku saat ini, yaitu menggali informasi sebanyak mungkin dan sebaru mungkin demi mendapatkan konten terbaik yang relate dengan usaha klienku. 
Berita viral yang serius, lucu, positif maupun negatif hari ini aku perlu mengetahuinya. Setelah beberapa waktu, aku mengumpulkan informasi penemuanku dan aku jadikan satu. Karena tidak mungkin aku bahas sebagai ide konten klienku, karena akan otomatis ditolak (wkwkkw) karena ini hal yang sensitif. 

Apakah itu? 






Aku gak begitu paham, apakah ini karena isu resesi ekonomi dunia, lantas banyak orang panik dan memutar otak bagaimana bisa survive hidupnya dengan beralih profesi?
Sempat kaget dengan berita hari ini, penyanyi yang lumayan populer era 90's hingga 2000's bernama Aaron Carter berpindah profesi menjadi bintang wikwik melalui situs Camsoda, masih sejenis dengan Onlyfans tetapi lebih fokus ke wikwik. Katanya sih, dia melakukan itu karena sudah mentok. Karena pandemi tidak ada pemasukan lain kecuali memamerkan dirinya melalui Camsoda. 
Sebelumnya, yang sempat viral banget nih di dunia maya, The Connel Twins yang katanya selebgram atau influencer Indonesia yang tinggal di Australia, tapi target audiens mereka Indonesia (nah loh...bingung) menyatakan bahwa mereka memiliki akun Onlyfans bertema wikwik. Tidak hanya itu, ada pembalap wanita asal australia juga, lupa aku namanya, juga sempat viral karena memang bener bener banting stir (arti yang sesungguhnya) dengan menjadi bintang wikwik di Onlyfans. Dan lain lainnya lah....

Daritadi aku nyebutin OnlyFans, apa sih OnlyFans (camsoda, atau web sejenis)?
OnlyFans itu situs yang bertujuan mengumpulkan artis, seniman, atau siapapun yang punya fans bisa berkarya atau berkonten di situs mereka. Situsnya gak gratis, tapi berbayar. Bisa langganan bulanan atau per konten/ video. Di OnlyFans hampir tidak ada penyaringan jenis konten, jadi semisal nih kamu udah lumayan tenar dan punya 'massa' atau followers setia alias fans. Terus kamu lagi butuh banget duit, kamu bisa nih beraksi lebih 'jauh' mungkin ngedance pakai baju minim? menunjukkan bagian tubuh? dan wikwik di OnlyFans. Tapi, para Fans kamu tuh kudu bayar. Kelebihannya, kalau pakai OnlyFans, Video atau foto disana benar benar dilindungi, tidak bisa screenshot dan ada perjanjiannya untuk tidak me-repost konten dari OnlyFans. Lah, kok aku malah promosi.

Opini dari aku pribadi:

Pertama, itu urusan mereka dan hidup mereka sendiri sih. Mungkin itu hal termudah yang dilakukan ketika butuh pemasukan. Mungkin saja mereka sudah paham resikonya.
Tapi, apa bedanya dengan pelacur?
Pelacur = Menawarkan tubuhnya dilihat atau disentuh secara langsung
wikwik Onlyfans= Menawarkan tubuhnya untuk dilihat secara online

Duh, jangan sampai mental kita seperti ini,
kemajuan tekhnologi seharusnya memajukan peradaban dan moral kita. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan uang daripada menelanjangi diri sendiri didepan orang. Aku lumayan sedih dan berpikir, bagaimana jika aku punya anak nanti? sedangkan hal seperti ini menjamur di masyarakat?

Dilemma, 
Faktanya sangat sulit menghapus atau menuntut situs tersebut, malah semakin banyak jenisnya dan legal. Yang kita bisa hanyalah mengedukasi orang sekitar dan anak cucu kita.

Bagaimana menurutmu?

  

No comments :

Post a Comment

Designed by PrettyLikely