Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Apa itu Drop Service? Apakah bisnis ini legal?

Posting Komentar

 

Drop Service

Wah! ini akan jadi konten perdana ditahun 2021 kuh!❤️

Setelah satu due tige.... tahun tidak pernah ngeblog, hehehh... akhirnya bisa update lageh.

Okeh tema kali ini adalah bahas DROP SERVICE, lucu yah namanya. Kaget bener pas ada TikToker yang bahas soal ini. Bukan Drop Shipping atau Drop Order, tapi Drop Service. Jeng jeng jeng!

DROP SERVICE, WHAT?!

Okeh yang aku tahu soal drop service adalah menjadi perantara atau bahasa kasarnya MAKELAR. Tetapi Drop Service ini istilah baru yang sedang hits akhir akhir ini apalagi di era pandemi. Sistemnya adalah, kamu pemilik usaha drop service yang menyediakan jasa desain kaos, nah ada klien nih yang minta dibikinkan kaos distronya seharga 1 juta per proyek. Nah, kamu ambil proyeknya dan lempar ke freelancer desain kaos dengan harga 500 ribu. Kamu untung 500 ribu deh! asik kan?

Lah kok enak?! gak kerja tapi kok untungnya 50% sendiri?!
Itu namanya NGURANGIN rejeki orang dong!

DROP SERVICE 💔 GAK KERJA, TAPI CARI UNTUNG

Terkadang dalam hatikuh yang berselimut lemak ini, aku berpikir (bukannya berpikir pake otak, tapi pake hati😂). "Iya yah?, keknya jahat juga kita ngelempar kerjaan ke orang lain terus untungya bisa lebih dari 50% sendiri. Ih jahat banget gak sih?.

Tapi kalo dipikir pikir lagi, sepertinya usaha drop service begitu tidak mudah untuk menggaet pelanggan loh. Harus giat menawarkan jasanya sana sini, networking ke teman dekat, saudara, orang asing untuk meningkatkan popularitas. Membangun portfolio agar lebih dipercaya konsumen.
Ada yang perlu mengeluarkan modal dulu, seperti beriklan di beberapa platform seperti Google Ads dan Facebook Ads. Harganya pun bisa mulai 20 ribu hingga 200 ribu perhari loh. 

Yaaaak... sesungguhnya itu pengalaman pribadiku sih pas lagi ngiklan produk paint by number soobi Gagestudio Shop. Sehari aku ngiklan 50rebu dalam jangka waktu satu bulan😅bakar uang sebanyak itu heuheu.

Jadi menurutku ya sah sah saja pemilik bisnis drop service bisa ambil keuntungan lebih, karena modalnya pun besar untuk beriklan. Oleh karena itu baik pihak drop service dan orang ketiga (freelancer) sesungguhnya saling menguntungkan ya. Pihak drop service NGEPET muter sana sini cari pelanggan, dan freelancer mengerjakan proyeknya. Sebuah kolaborasi yang asique!

Tapi memang ada hal hal yang perlu diperhatikan yaitu, KEPERCAYAAN. Membangun kepercayaan itu sangat sulit loh. Jadi antara pemilik bisnis drop service dan freelancernya harus saling terbuka satu sama lain, dan bisa dibantu dengan SURAT KONTRAK atau SURAT KERJA agar jika terjadi salah paham, bisa melihat reminder-nya di surat.

Ada beberapa cara:
  • Saling terbuka tentang pendapatannya, Drop Service= Mamang, freelancer= Jojon.
    Mamang : "Eh ini ada proyek nih, harganya 1 juta. gue ntar ambil untung 500 rebu ye. Nah elu, 500rebu".
    Jojon : "Ok ngabs!".
  • Pihak drop service sudah menanyakan harga/ pricelist jasa dari freelancer, atau sudah menawarkan harga jasa ke freelancer tersebut.
    Mamang : " Lu bikin desain kaos gitu yang contohnya begini (nunjukin referensi) kira kira berapa yah ratenya?"
    Jojon : "Oh, segini bang (nunjukin harga) tapi kalo detail bisa tambahin harganya ya?"
    Mamang: "Ok ok paham gue, ntar gue kirimin yak DPnya!".
Yup! Menurutku sih itu sudah FAIR yah, saling percaya dan saling menguntungkan. Peace💕
Nah untuk info lebih lanjut dan serius bisa cek di artikel gagestudiodesign biar tahu soal bisnisnya hihihi.

Kalau menurutmu gimana nih temen temen? bisa komentar dibawah yah.





Related Posts

Posting Komentar